CERITA INSPIRASI

Seseorang yang membuat saya terinspirasi adalah seorang Mario Teguh. Beliau adalah orang yang sangaat luar biasa, saya sangat terinspirasi kepada beliau dari pengalaman beliau saat masih sekolah dulu.

Ketika beliau masih sekolah dulu, beliau sangat rajin dan sangat giat sekali. Walaupun beliau dalam keadaan tidak mampu, beliau masih terus berusaha untuk tetap meneruskan sekolah dan beliau sama sekali tidak meminta dibiayai oleh orang tuanya. Beliau berusaha sendiri untuk membiayai sekolahnya dengan cara beliau berjualan. Beliau bekerja keras untuk mendapatkan uang agar terus bisa melanjutkan sekolahnya.

Mungkin karena beliau memiliki cita-cita yang sangat tinggi dan sangat beliau inginkan sehingga beliau mampu berusaha seperti itu. Kita bisa membayangkan kegigihan beliau dari cerita beliau hingga akhirnya kita bisa melihat beliau sekarang yang begitu sukses dan menjadi seorang motivator yang sangat terkenal di Indonesia. Inilah yang mampu membuat banyak orang termotivasi dari ceritanya, termasuk saya.

Tidak hanya itu, walaupun sekarang beliau sudah sukses, beliau tetap rendah hati, tidak sombong, dan mau membantu. Dan yang paling penting, beliau rajin beribadah dan selalu bersyukur. Itulah yang membuat saya termotivasi untuk mengubah kehidupan saya.

Saya berharap saya memiliki semangat seperti seorang Mario Teguh yang sangat-sangat luar biasa sekali agar saya pun mampu mewujudkan cita-cita saya. Dan saya pun ingin menjadi seperti seorang Mario teguh yang mampu memotivasi seseorang dan menjadi inspirasi seseorang.

CERITA INSPIRASI

DARI PENGALAMAN SENDIRI

Saya memiliki pengalaman yang membuat saya termotivasi untuk menjadikan saya menjadi lebih baik, yaitu ketika saya kelas 3 SMA. Saat itu saya berhasil mendapatkan juara umum ke-2 dan menjadi juara kelas. Saya termotivasi karena saya mampu mengalahkan teman-teman saya yang mana mereka lulusan dari SMP-SMP negeri yang cukup favorit di daerah bogor. Sedangkan saya hanya lulusan dari sebuah MTS yang kurang dilirik oleh masyarakat dan sekolah saya tersebut memiliki fasilitas yang tidak lengkap, bahkan ketika olah raga kita harus berolah raga di pinggir jalan karena sekolah saya dulu tidak memiliki lapangan.

Saya tidak menyangka bahwa saya yang hanya lulusan MTS mampu mengalahkan mereka yang notabene lebih berkualitas dari pada saya. Dan saya berharap dapat mengulangi hal tersebut di tingkat universitas. Awalnya saya merasa ragu dengan kemampuan saya, tetapi saya sudah bertekad bahwa saya harus bisa melakukannya. Sekarang tinggal bagaimana saya melaksanakan semuanya untuk dapat meraih sesuatu yang saya damba-dambakan selama ini. Rencana saya untuk saat ini adalah ingin mendapatkan IPK dengan nilai sempurna, yaitu 4,00. Walaupun terlintas terbayang berbagai kesulitan yang akan saya temui, saya akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mencapainya. Andaikata semua itu tidak terwujud, setidaknya saya telah mencoba untuk mencapainya dengan kerja keras saya sendiri.

Search
Archives